feedburner
Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

feedburner count

Star Sport

Persib Keberatan Jadwal Laga Lawan PSM



Persib Bandung secara resmi mengirimkan surat keberatan atas permintaan PSM Makassar melalui Badan Liga Indonesia (BLI) yang menginginkan agar pertemuan kedua tim pada putaran pertama Liga Super Indonesia (LSI) 2008-2009, 26 Oktober mendatang, dilakukan di Bandung terlebih dahulu. Alasan Persib, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan izin keramaian maupun penggunaan stadion yang akan digunakan sebagai tempat pertandingan.
"Kita bukannya menolak permintaan BLI untuk menjadi tuan rumah terlebih dahulu. Tapi, sejauh ini kita belum mendapatkan izin dari pihak-pihak terkait," kata Sekretaris Eksekutif Persib, Edi Djukardi ketika dihubungi "GM", Kamis (9/10).


Berdasarkan jadwal awal yang sudah dirilis BLI, pada putaran pertama ini, sedianya pertemuan PSM dan Persib pada putaran pertama dijadwalkan berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Makassar. Namun, karena ada proses pemilihan kepala daerah (pilkada) di ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan itu, PSM melalui BLI meminta Persib untuk menjadi tuan rumah lebih dulu.
Dikatakan Edi, setelah permintaan BLI itu dikonsultasikan, manajemen tim ternyata merasa keberatan dan tetap memilih dijamu PSM lebih dulu dan bertindak sebagai tuan rumah pada putaran kedua mendatang sesuai dengan jadwal semula.


Dua partai aman
Sementara itu, pada Kamis (9/10), Badan Pengelola (BP) Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, akhirnya hanya mengizinkan Persib untuk menggunakan stadion tersebut pada saat menjamu Persijap Jepara (Kamis, 30/10) dan Persita Tangerang (Sabtu, 8/11). Sedangkan izin dua laga Persib lainnya, yaitu melawan PSM (Minggu, 26/10) dan Arema Malang (Minggu, 2/11) tidak diberikan karena alasan pemeliharaan stadion.


"Pemeliharaan stadion, terutama rumput, memerlukan waktu yang cukup lama. Kita tidak ingin rumput stadion menjadi cepat rusak karena terus-menerus dipakai pertandingan," ujar Sekretaris BP Stadion Si Jalak Harupat, Ahmad Ruslani di Sekretariat BP Si Jalak Harupat Soreang, Kamis (9/10).


Menurut Ruslani, hanya dua pertandingan yang diizinkan karena terlalu berdekatannya jadwal pertandingan yang satu dengan pertandingan yang lainnya. "Kita sudah sampaikan keputusan ini kepada Panpel Persib Bandung hari ini (kemarin, red)," ungkapnya.
Meskipun demikian, pihaknya masih belum tahu apakah keputusan tersebut bisa diubah atau tidak. Namun yang pasti, katanya, sampai saat ini BP sudah mengambil keputusan seperti itu. "Ya, sementara kita hanya mengeluarkan izin untuk dua pertandingan. Untuk ke depannya seperti apa, saya tidak tahu," katanya.


Dalam kesempatan itu, BP Si Jalak Harupat juga menyarankan kepada Panpel Persib untuk menyediakan layar lebar pada laga berikutnya. Hal ini didasari besarnya animo bobotoh pada pertandingan Persib sebelumnya. "Ini merupakan antisipasi untuk para penonton yang tidak kebagian tiket masuk supaya tidak melakukan hal anarkis dan merusak stadion," ujarnya. (B.82/B.111)**




0 komentar:

Posting Komentar